Jumat, 28 Maret 2014

Alamat toko Kursi pijat mobil di jakarta indonesia

pangao Breast Enhancer Merangsang ukuran payudara sempurna bisa kamu dapatkan cukup menggunakan alat ini. Jika ngga pede sama ukuran payudara yang kecil? Dengan Pangao Breast Enhancer, ukuran payudara sempurna bisa kamu dapatkan. Alat massager pembesar payudara ini akan membuat payudara kamu lebih besar, kencang, bulat, dan seksi. Memperlancar peredaran darah disekitar payudara, sehingga lebih sehat serta dapat mencegah penyakit yang menyerang payudara. Dengan Pangao Breast Enhancer, lebih percaya diri, sehat, dan seksi, cuma seharga Rp 083879074646


Pangao 081380783912 Sistem Micro-computerlized, itu mudah dioperasikan
Pangao 081380783912 Obat pijat fisik gratis dengan bola bergetar kuat dalam.
Pangao 081380783912Modus pijat otomatis dengan 3 tingkat intensitas disesuaikan.
Alat pijat Pangao 081380783912Ringan dan kecil, mudah untuk pegangan dan digunakan di mana saja.
Alat terapi Pangao 081380783912 Nyaman untuk digunakan di rumah.
Alat kesehatan Pangao 081380783912  ini terutama efektif untuk memperbesar payudara yang kecil.
Alat massage Pangao 081380783912Tegangan rendah (DC 3V) untuk catu daya, itu aman dan dapat diandalkan.
Breast enchancer Pangao 081380783912 Kedua baterai isi ulang (DC) dan AC Adapter untuk catu daya, lebih mudah untuk digunakan.

Info Alat lainya 
Pelangsing Alat Bantu Seksual Alat Bantu Seksual Pria Alat Bantu Seksual Wanita Vibro Penggeli Pembesar Penis Boneka Full Body Kondom Jelly Pelicin (Lubricant) Vibro Penggeli Selaput Dara Ring Silicon Pembesar Penis Perapet Vagina Obat2an Obat Kuat Obat Perangsang Obat Asam Urat Obat Darah Tinggi Obat Diabetes Melitus Obat Jantung Obat Kanker Obat Hernia Obat Kista Obat Liver Obat Mata Obat Stroke Obat Wasir Obat Tumor Obat Prostat Obat Rematik Fashion Tas Jam Kosmetik & Kecantikan Pemutih Wajah & Badan Pembesar Payudara Pemutih Selangkangan Pembesar Pinggul Pemerah Bibir Perontok Bulu Pemutih Gigi Penghilang Bekas Luka Penggemuk Badan Peninggi Badan Penumbuh Rambut Lainnya Kesehatan & Kebugaran Alat Kesehatan & Kebugaran Alat Keamanan

Sabtu, 16 November 2013

Anda Harus Untung, Jangan Rugi Di Bisnis Ini Jangan rugi bisnis MLM Agar Anda tidak menderita rugi ikut MLM maka Anda perlu perhatikan dengan seksama beberapa hal kawan. Kan kita ikut bisnis MLM maksudnya bukan untuk rugi melainkan agar untung (anda untung, member untung, konsumen untung, perusahaan pun demikian).

Hand  Massager 10 in 1 type HM-999 adalah alat pijat yang berfungsi multi guna karena mempunyai 10 jenis aksesoris pijatan yang di gunakan untuk: 
1. HM999 - WA:083872490010 -  needle
Digunakan untuk merangsang dan tekan titik akupunktur pada tubuh, khususnya di telapak tangan, telapak kaki dan paha layaknya anda mendapatkan pengobatan akupunktur
2. HM999 - WA:083872490010 -  catery stick 
Dirancang untuk penghapusan dan digunakan untuk memijat pada, pinggang paha perut, Dan bahu
3. HM999 - WA:083872490010 -  Blood line massager stick ( garis darah pijat tongkat) Digunakan pada akupunktur dan olahraga spot prostat
4. HM999 - WA:083872490010 -  head massager
Digunakan di bahu, pinggang, punggung
5. HM999 - WA:083872490010 - gem articulation stick ( artikulasi gem tongkat)
Digunakan untuk memijat pada sendi ( artikulasi) dari pergelangan tanngan, pergelangan
Kaki, siku
6. HM999 - WA:083872490010 - soft brush type stick ( jenis sikat lembut tongkat)
Digunakan pada leher, bahu, dan otot
7. HM999 - WA:083872490010 - massager stick:
Penting digunakan pada kulit yang lemah, dan paha
8. HM999 - WA:083872490010 -  Flat massager
digunakan untuk memijat otot perut deluruh punggung paha berfungsi melancarkan peredaran darah
9. HM999 - WA:083872490010 - Point massage
digunakan diseluruh tubuh untuk menghilangkan cape sekaligus melangsingkan
10. HM999 - WA:083872490010 - Cute massage
digunakan di paha pinggang, punggung dan seluruh tubuh


alamat,agen,suplier,alat,terapi,pijat,kesehatan,di,indonesia,dealer,agen resmi,Kota ,Indonesia, Sumatera, Banda Aceh, Langsa, Lhokseumawe, Sabang, Subulussalam, Binjai, Gunungsitoli, Medan, Padang, Sidempuan, Pematangsiantar Sibolga Tanjungbalai Tebing Tinggi Bengkulu Jambi Sungaipenuh Dumai Pekanbaru Bukittinggi Padang, Padangpanjang, Pariaman, Payakumbuh, Sawahlunto, Solok, Lubuklinggau ,Pagar Alam, Palembang, Prabumulih ,Bandar Lampung, Metro, Pangkal Pinang, Batam, Tanjung Pinang, Jawa , Jakarta ,tanggerang, Serang, Cilegon, Tangerang Selatan, Bandung, Banjar, Bekasi, Bogor, Cimahi, Cirebon, Depok, Sukabumi, Tasikmalaya,Klaten, Magelang, Pekalongan, Salatiga,Semarang, Surakarta, Tegal, Batu, Blitar, Kediri, Madiun, Malang, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Surabaya, Yogyakarta, Kalimantan, Pontianak, Singkawang,Banjarbaru, Banjarmasin, PalangkaRaya, Balikpapan, Bontang, Samarinda, Tarakan, Nusa Tenggara, Denpasar, Bima, Mataram, Kupang, Sulawesi, Gorontalo, Makassar, Palopo, Parepare, Bau-Bau, Kendari, Palu, Bitung, Kotamobagu, Manado, Tomohon Maluku, Ambon, Tual, Ternate,Tidore Kepulauan, Papua, Jayapura, Sorong

Minggu, 30 Desember 2012


ALAT SENAM UNTUK PENDERITA HNP ATAU SYARAF BTERJEPITAlat terapi listrik untuk penderita syaraf terjepittung mei terapi akupressur untuk syaraf terjepit
Teen with long blonde hairPlaying with a giant dildoPerfect DivaNude Teen PicsTwo sporty teeniesCarefree CutieBig breasted teenie fuckedSporty teenagers showeringTeenager on a bike nailedWashing fun bags with soapKnee high socksFFM teen threesomeBeautiful blonde teenieTeenager doing her laundryPhotographing naked friendBrunette on a couch strokesColorful BudKneeled babe has a dick in her mouth.Naked teen beautyShowering sweetheart playsYoung skinny babeSmoking Hot BlondeTwo horny blondesTeenage sweetheartTeen with pretty bald pussyHot teen posing nudeAsian schoolgirl exploringBlonde massaging her bodyTattoo girlFucked in her teenage butt 18yo Models Cute Teens Pictures Glam Cuties Hardcore Teen Teenie Bitches Teeny Angles Sweet teen pussy filled with spermOlga is so beautiful there is no wonder that her teacher wants to get his end away with herRobin was dancing and turned horny.I Love Huge ToysLesbians swimming in a poolCum on big natural tittiesBeautiful redhead massagingStripping and playingFour naughty teenie lesbosAngelic teenager pleasuringSweet brunette teen nailed hardSkinny babe fucked hardPooping bald chap shaggingTeenie showing her pussyOutdoor teen babe fuckingHot BlistersCute teen gives head and fucksTwo studs drilling a fine sexy virgin assWhite SkinAngelic sweetheart strokesExploring their sexualityNatural teen fuckingGood looking teen on chairPigtails teenager pleasuresAdorable redhead showeringBlonde undressing herselfTeenager with big round titYoung, blonde and willing is all you need for a good stageVagina nailed by a schlongLong haired brunetteWashing a very dirty vaginaNipple suckingBusty teenie blonde toyingBeauty Teen ModelHorny redhead sucks a cockSweet brunette drilledShaking their teenage bumsPetite girliesHot teen tries anal sexDouble sided dildoTeen blonde fucksGorgeous teen girl sucks and gets all her holes fuckedExperienced guys giving sex lessons to a virginNude teen blondeSexy Teen HardcoreInnocent blonde sweetheartChicks fingering each otherFabulous teen having anal sexBecky had the best sex ever with two bad guys.Busty squashing teen nakedBoxing teenager masturbatesSweetheart getting fingeredYoung busty brunetteTwo hairy lesbians kissingDude jizzing in her mouthCharming young brunetteOld guy might not have a big cock, but he knows what to do with itIf you can share your woman then you should consider sharing her with this old guyHot teen girl masturbatesVery horny teenager playsAthletic teen strippingTeen takes it in assPulling down her pantiesYoung cheerleader taste her teacher's hot cumLittle ass hole versus huge cock.Vika isn't usually easily convinced to do anything, but when it comes to the charms of the older guy she can't say no!Delicious young pussyTeen fucked on floorAngelica has a look about her that makes you want to fuck her anywhere she suggests. See her getting fucked in the ass nowBusty blonde posing Karups Teens XXX BestTeens XXX Naked Girl Pics Teen Babes Gallery Naked Teens Naked Girls My Lovely Girls Naked Teens Ola Teen Teen Girls Adorable Teens Teen sex fetish Shy busty teenager toyingBrunette stroking herselfShaked AssTeen in front of a windowBlonde cutie gets her asshole gaped and bangedEnormous dildo playingDrilled in her own bathroomPlayful teen hottieExciting blondeBrunette enjoys riding toyGorgeous blonde teen fucked on tableColourful stockingsJuicy teenage babeInsatiable teen hardcoreAfter getting her back massaged she gets her pussy nailedSupermarket beauty strokesHot teen group sexI Love Posing For You!Hot teen sexYoung busty girl having funBig titted teenie gets cockBlondie Belly DancerBusty teenager getting wetYoung long haired cutieFellow jizzing on her bellyLittle gal with big boobs rides her old professorBusty stocking babe toyingBusty naked teenie spreadsTeen gets poundedShowing her large knockersPigtailed Cute BrunetteAlisa does an old guy a favour by burying his head in her titsSweet shy teenieTeen sweetheart masturbatesSpoiled virgins present Oksana, one of the cutest virgins to be de-flowered on camera for the websiteGorgeous teen chick rubbingTeenager pleasuring herselfBusty schoolgirl showing itInnocent lesbo dateGood looking cutie playingMath teacher fucks young coed.Sexy white boxersInnocent teen hottie playsStunning teenager suckingPlaying with pussy and toyTiffany may look innocent, but her dirty teacher soon takes this awayFucking and sucking are things that Naomi needs to learn more about if she is going to keep her manGirl with red hair strokesGorgeous young blonde gets to fuck Santa ClausUnleashing his spunky loadRedhead bitch fucked hardHot teen hardcoreGorgeous teen ass fuckedBusty blonde enjoys a cockAdorable model wannabeVirgin brunette got her hymen tore and pussy banged.Hot pigtailed brunette gets fucked by her old teacher.Passionate virginity loss of teen whory girl.Adorable teen girl gets hardcore with her boyfriendTeen fuck session 01. 18yo Models 02. Cute Teens Pictures 03. Sweet Pussy 04. My School Teens 05. Teenie Bitches 06. Tight Wet Teen 07. Hot Babes 08. Hardcore Teen 09. Naked Teens 10. Teens Castle 11. Karups Teens 12. Teen Babes Gallery 13. My Lovely Girls 14. Teeny Angles 15. Adorable Teens 16. Naked Girl Pics 17. Glam Cuties 18. Nubiles Teens 19. Thin Teens 20. Teen Girls 21. Tiny Anal Teens 22. Small Perky Boobs 23. Pink Teens 24. Ola Teen 25. Fruity Teens 26. Teenie Schollgirls 27. Young Girls 28. Fuck Teenager 29. Eighteen Honeys 30. Piss on teen 31. Lovely Nudez 32. Legal Teens Pics 33. My Teen Porn Pics 34. Naked Teen Models 35. Sweet Teen Cuties 36. Erotic Teens Pics

Rabu, 19 Oktober 2011

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIANOMOR 21 TAHUN 2010TENTANG PENGAWASAN KETENAGAKERJAAN

Page 1 PRESIDENREPUBLIK INDONESIA PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIANOMOR 21 TAHUN 2010TENTANG PENGAWASAN KETENAGAKERJAANDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 178 ayat (2) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, dipandang perlu menetapkan Peraturan Presiden tentang PengawasanKetenagakerjaan;Mengingat : 1. Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara RepublikIndonesia Tahun 1945; 2. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1951 tentang PernyataanBerlakunya Undang-Undang Pengawasan Perburuhan Tahun1948 Nomor 23 Dari Republik Indonesia Untuk SeluruhIndonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1951Nomor 4);3. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 39,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4279);4. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2003 tentang Pengesahan ILOConvention No. 81 Concerning Labour Inspection In IndustryAnd Commerce (Konvensi ILO No. 81 Mengenai PengawasanKetenagakerjaan Dalam Industri dan Perdagangan) (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 91, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4309);5. Undang-Undang ... Page 2 PRESIDENREPUBLIK INDONESIA - 2 - 5. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang PemerintahanDaerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4437) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhirdengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);6. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang PedomanPembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan PemerintahanDaerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4593); 7. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang PembagianUrusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintah DaerahProvinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741);8. Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2008 tentangDekonsentrasi dan Tugas Pembantuan (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2008 Nomor 20, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 4816);MEMUTUSKAN :Menetapkan : PERATURAN PRESIDEN TENTANG PENGAWASANKETENAGAKERJAAN.BAB I ... Page 3 PRESIDENREPUBLIK INDONESIA - 3 - BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1Dalam Peraturan Presiden ini yang dimaksud dengan :1. Pengawasan Ketenagakerjaan adalah kegiatan mengawasi danmenegakkan pelaksanaan peraturan perundang-undangan dibidang ketenagakerjaan.2. Unit kerja pengawasan ketenagakerjaan pada instansi yanglingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidang ketenagakerjaanpada Pemerintah Pusat adalah unit kerja pengawasanketenagakerjaan pada Kementerian yang menangani urusan dibidang ketenagakerjaan sesuai dengan ketentuan peraturanperundang-undangan.3. Unit kerja pengawasan ketenagakerjaan pada instansi yanglingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidang ketenagakerjaanpada Pemerintah Provinsi adalah unit kerja pengawasanketenagakerjaan pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Provinsi yangmenangani urusan di bidang ketenagakerjaan sesuai denganketentuan peraturan perundang-undangan.4. Unit kerja pengawasan ketenagakerjaan pada instansi yang lingkuptugas dan tanggung jawabnya di bidang ketenagakerjaan padaPemerintah Kabupaten/Kota adalah unit kerja pengawasanketenagakerjaan pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten/Kota yang menangani urusan di bidang ketenagakerjaan sesuaidengan ketentuan peraturan perundang-undangan.5. Pegawai ... Page 4 PRESIDENREPUBLIK INDONESIA - 4 - 5. Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan yang selanjutnya disebutPengawas Ketenagakerjaan adalah Pegawai Negeri Sipil yangdiangkat dan ditugaskan dalam jabatan fungsional PengawasKetenagakerjaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.6. Menteri adalah Menteri yang bertanggung jawab di bidangketenagakerjaan.Pasal 2Pengawasan ketenagakerjaan dilakukan dalam satu kesatuan sistempengawasan ketenagakerjaan yang terpadu, terkoordinasi, danterintegrasi yang meliputi :a. Unit kerja pengawasan ketenagakerjaan;b. Pengawas Ketenagakerjaan; danc. Tata cara pengawasan ketenagakerjaan.BAB IIUNIT KERJA PENGAWASAN KETENAGAKERJAANPasal 3(1) Pengawasan ketenagakerjaan dilaksanakan oleh unit kerjapengawasan ketenagakerjaan pada instansi yang lingkup tugasdan tanggung jawabnya di bidang ketenagakerjaan padaPemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan PemerintahKabupaten/Kota.(2) Untuk ... Page 5 PRESIDENREPUBLIK INDONESIA - 5 - (2) Untuk menyelenggarakan pengawasan ketenagakerjaansebagaimana dimaksud pada ayat (1), di lingkungan organisasiunit kerja pengawasan ketenagakerjaan pada instansi yanglingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidangketenagakerjaan pada Pemerintah Pusat, PemerintahProvinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota dibentukjabatan fungsional pengawas ketenagakerjaan.(3) Ketentuan mengenai pembentukan unit kerja pengawasanketenagakerjaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur sesuai dengan ketentuan peraturanperundang-undangan.Pasal 4Unit kerja pengawasan ketenagakerjaan pada instansi yang lingkuptugas dan tanggung jawabnya di bidang ketenagakerjaan padaPemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam melaksanakan pengawasan ketenagakerjaan didukungdengan sarana dan prasarana sesuai dengan ketentuan peraturanperundang-undangan.Pasal 5(1) Pengawasan ketenagakerjaan oleh unit kerja pengawasanketenagakerjaan pada instansi yang lingkup tugas dan tanggungjawabnya di bidang ketenagakerjaan pada Pemerintah Pusat,Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kotadilaksanakan secara terkoordinasi.(2) Koordinasi ... Page 6 PRESIDENREPUBLIK INDONESIA - 6 - (2) Koordinasi antar unit kerja pengawasan ketenagakerjaansebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan melalui :a. Koordinasi Tingkat Nasional;b. Koordinasi Tingkat Provinsi.Pasal 6(1) Unit kerja pengawasan ketenagakerjaan pada instansi yanglingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidang ketenaga-kerjaan pada Pemerintah Pusat menyelenggarakan rapatKoordinasi Tingkat Nasional yang dihadiri oleh seluruh unitkerja pengawasan ketenagakerjaan pada instansi yang lingkuptugas dan tanggung jawabnya di bidang ketenagakerjaan padaPemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota, sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.(2) Dalam rapat Koordinasi Tingkat Nasional sebagaimanadimaksud pada ayat (1), unit kerja pengawasan ketenagakerjaanpada instansi yang lingkup tugas dan tanggung jawabnya dibidang ketenagakerjaan pada Pemerintah Pusat, dapatmengikutsertakan instansi pemerintah terkait dan/atau pihak lainyang dipandang perlu.Pasal 7Hasil rapat Koordinasi Tingkat Nasional sebagaimana dimaksuddalam Pasal 6 menjadi pedoman pelaksanaan Koordinasi TingkatProvinsi.Pasal 8 ... Page 7 PRESIDENREPUBLIK INDONESIA - 7 - Pasal 8(1) Unit kerja pengawasan ketenagakerjaan pada instansi yanglingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidang ketenaga-kerjaan pada Pemerintah Provinsi menyelenggarakan rapatKoordinasi Tingkat Provinsi yang dihadiri seluruh unit kerjapengawasan ketenagakerjaan pada instansi yang lingkup tugasdan tanggung jawabnya di bidang ketenagakerjaan padaPemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi yang bersangkutan,sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.(2) Dalam rapat Koordinasi Tingkat Provinsi sebagaimanadimaksud pada ayat (1), unit kerja pengawasan ketenagakerjaanpada instansi yang lingkup tugas dan tanggung jawabnya dibidang ketenagakerjaan pada Pemerintah Provinsi, dapatmengikutsertakan instansi Pemerintah dan instansi PemerintahDaerah terkait dan/atau pihak lain yang dipandang perlu.Pasal 9(1) Hasil rapat Koordinasi Tingkat Provinsi sebagaimana dimaksuddalam Pasal 8, menjadi pedoman pelaksanaan pengawasanketenagakerjaan oleh unit kerja pengawasan ketenagakerjaanpada instansi yang lingkup tugas dan tanggung jawabnya dibidang ketenagakerjaan pada Pemerintah Kabupaten/Kota.(2) Dalam rangka pelaksanaan pengawasan ketenagakerjaansebagaimana dimaksud pada ayat (1), unit kerja pengawasanketenagakerjaan pada instansi yang lingkup tugas dan tanggungjawabnya di bidang ketenagakerjaan pada Pemerintah Kabupaten/Kota dapat melaksanakan rapat kerja teknis operasional.Pasal 10 ... Page 8 PRESIDENREPUBLIK INDONESIA - 8 - Pasal 10(1) Hasil pelaksanaan pengawasan ketenagakerjaan di Kabupaten/Kota dilaporkan kepada Bupati/Walikota.(2) Bupati/Walikota melaporkan hasil pelaksanaan pengawasanketenagakerjaan di wilayahnya kepada Gubernur.Pasal 11(1) Hasil pelaksanaan pengawasan ketenagakerjaan di Provinsidilaporkan kepada Gubernur.(2) Gubernur melaporkan hasil pelaksanaan pengawasan ketenaga-kerjaan di wilayahnya kepada Menteri dengan tembusan kepadaMenteri Dalam Negeri.Pasal 12Menteri melaporkan hasil pelaksanaan pengawasan ketenagakerjaansecara nasional kepada Presiden.Pasal 13Ketentuan lebih lanjut mengenai koordinasi unit kerja pengawasanketenagakerjaan pada instansi yang lingkup tugas dan tanggungjawabnya di bidang ketenagakerjaan pada Pemerintah Pusat,Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dan tata carapelaporan pengawasan ketenagakerjaan diatur oleh Menteri denganmemperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan. BAB III ... Page 9 PRESIDENREPUBLIK INDONESIA - 9 - BAB IIIPENGAWAS KETENAGAKERJAAN Pasal 14(1) Pengawasan ketenagakerjaan dilakukan oleh PengawasKetenagakerjaan yang mempunyai kompetensi dan independen.(2) Pengawas Ketenagakerjaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditunjuk sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.Pasal 15(1) Dalam rangka memenuhi kebutuhan Pengawas Ketenagakerjaandilakukan pengadaan Pengawas Ketenagakerjaan.(2) Pengadaan Pengawas Ketenagakerjaan sebagaimana dimaksudpada ayat (1), dilaksanakan melalui :a. Pengadaan Pegawai Negeri Sipil baru sebagai PengawasKetenagakerjaan;b. Pendayagunaan Pegawai Negeri Sipil menjadi PengawasKetenagakerjaan.(3) Pengadaan Pengawas Ketenagakerjaan sebagaimana dimaksudpada ayat (1) dan ayat (2) dilaksanakan sesuai dengan ketentuanperaturan perundang-undangan.Pasal 16(1) Menteri menetapkan Rencana Kebutuhan Pengawas Ketenaga-kerjaan secara nasional.(2) Penetapan ... Page 10 PRESIDENREPUBLIK INDONESIA - 10 - (2) Penetapan Rencana Kebutuhan Pengawas Ketenagakerjaansecara nasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1)dilaksanakan paling lama 1 (satu) tahun sejak ditetapkannyaPeraturan Presiden ini dan disesuaikan secara berkala 1 (satu)kali dalam 1 (satu) tahun.(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai Rencana Kebutuhan PengawasKetenagakerjaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur oleh Menteri.Pasal 17(1) Dalam rangka memenuhi Pengawas Ketenagakerjaan yangberdaya guna dan berhasil guna dilakukan peningkatan kualitasPengawas Ketenagakerjaan.(2) Peningkatan kualitas Pengawas Ketenagakerjaan sebagaimanadimaksud pada ayat (1) dilaksanakan melalui pendidikan danpelatihan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.Pasal 18Instansi yang lingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidangketenagakerjaan pada Pemerintah Pusat melakukan pembinaanfungsional Pengawas Ketenagakerjaan sesuai dengan ketentuanperaturan perundang-undangan.Pasal 19(1) Pengawas Ketenagakerjaan bertugas melaksanakan pengawasanketenagakerjaan.(2) Selain ... Page 11 PRESIDENREPUBLIK INDONESIA - 11 - (2) Selain tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), PengawasKetenagakerjaan juga diberikan kewenangan sebagai PenyidikPegawai Negeri Sipil sesuai dengan ketentuan peraturanperundang-undangan.Pasal 20Dalam menjalankan tugas dan wewenangnya, Pengawas Ketenaga-kerjaan wajib :a. merahasiakan segala sesuatu yang menurut sifatnya patutdirahasiakan;b. tidak menyalahgunakan kewenangannya.Pasal 21Ketentuan mengenai hak, kewajiban, tugas dan wewenang PengawasKetenagakerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturanperundang-undangan.BAB IVTATA CARA PENGAWASAN KETENAGAKERJAANPasal 22(1) Unit kerja pengawasan ketenagakerjaan pada instansi yanglingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidang ketenaga-kerjaan pada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, danPemerintah Kabupaten/Kota menyelenggarakan pengawasanketenagakerjaan sesuai dengan kewenangannya, yangpelaksanaannya dilakukan oleh Pengawas Ketenagakerjaan.(2) Tata cara … Page 12 PRESIDENREPUBLIK INDONESIA - 12 - (2) Tata cara pengawasan ketenagakerjaan sebagaimana dimaksudpada ayat (1) dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturanperundang-undangan.Pasal 23(1) Dalam hal terjadi permasalahan atas pelaksanaan pengawasanketenagakerjaan di Provinsi dan/atau Kabupaten/Kota yangberdampak nasional atau internasional, maka unit kerjapengawasan ketenagakerjaan pada instansi yang lingkup tugas dantanggung jawabnya di bidang ketenagakerjaan pada PemerintahPusat melakukan langkah-langkah yang diperlukan untukmenyelesaikan permasalahan pengawasan ketenagakerjaan.(2) Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)dilakukan secara berkoordinasi dengan instansi yang lingkup tugasdan tanggung jawabnya di bidang ketenagakerjaan padaPemerintah Provinsi dan/atau Pemerintah Kabupaten/Kota dimanapermasalahan tersebut terjadi.BAB VPEMBINAAN PENGAWASAN KETENAGAKERJAANPasal 24(1) Unit kerja pengawasan ketenagakerjaan pada instansi yanglingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidang ketenagakerjaanpada Pemerintah Pusat melakukan pembinaan pengawasanketenagakerjaan kepada unit kerja pengawasan ketenagakerjaanpada instansi yang lingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidangketenagakerjaan pada Pemerintah Provinsi dan PemerintahKabupaten/Kota.(2) Dalam … Page 13 PRESIDENREPUBLIK INDONESIA - 13 - (2) Dalam rangka pembinaan terhadap unit kerja pengawasanketenagakerjaan pada instansi yang lingkup tugas dan tanggungjawabnya di bidang ketenagakerjaan pada Pemerintah Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Menteri dapatmelimpahkan pelaksanaannya kepada Gubernur sesuai denganketentuan peraturan perundang-undangan.Pasal 25Pembinaan pengawasan ketenagakerjaan sebagaimana dimaksud dalamPasal 24 dimaksudkan untuk mendukung kemampuan unit kerjapengawasan ketenagakerjaan pada instansi yang lingkup tugas dantanggung jawabnya di bidang ketenagakerjaan pada Pemerintah Provinsidan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam menyelenggarakan pengawasanketenagakerjaan yang menjadi kewenangannya.Pasal 26Pembinaan pengawasan ketenagakerjaan sebagaimana dimaksud dalamPasal 25 meliputi bidang :a. kelembagaan;b. sumber daya manusia Pengawas Ketenagakerjaan;c. sarana dan prasarana;d. pendanaan;e. administrasi;f. sistem informasi pengawasan ketenagakerjaan.Pasal 27… Page 14 PRESIDENREPUBLIK INDONESIA - 14 - Pasal 27Pembinaan pengawasan ketenagakerjaan sebagaimana dimaksud dalamPasal 26 dilaksanakan melalui :a. bimbingan;b. konsultasi;c. penyuluhan;d. supervisi dan pemantauan;e. sosialisasi;f. pendidikan dan pelatihan;g. pendampingan pelaksanaan pengawasan ketenagakerjaan;h. kegiatan lain dalam rangka pembinaan.Pasal 28Ketentuan lebih lanjut mengenai pembinaan pengawasan ketenaga-kerjaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24, Pasal 25, Pasal 26,dan Pasal 27, diatur oleh Menteri dengan memperhatikan ketentuanperaturan perundang-undangan.Pasal 29(1) Apabila unit kerja pengawasan ketenagakerjaan pada instansi yanglingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidang ketenagakerjaanpada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota belum juga mampusetelah dilakukan pembinaan pengawasan ketenagakerjaan, makauntuk sementara pengawasan ketenagakerjaan dilakukan oleh unitkerja pengawasan ketenagakerjaan pada instansi yang lingkup tugasdan tanggung jawabnya di bidang ketenagakerjaan pada PemerintahPusat.(2) Unit kerja … Page 15 PRESIDENREPUBLIK INDONESIA - 15 - (2) Unit kerja pengawasan ketenagakerjaan pada instansi yang lingkuptugas dan tanggung jawabnya di bidang ketenagakerjaan padaPemerintah Pusat menyerahkan kembali urusan pengawasanketenagakerjaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), apabila unitkerja pengawasan ketenagakerjaan pada instansi yang lingkup tugasdan tanggung jawabnya di bidang ketenagakerjaan pada PemerintahProvinsi dan Kabupaten/Kota telah mampu menyelenggarakanpengawasan ketenagakerjaan.(3) Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) danayat (2) dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.BAB VIJARINGAN INFORMASI PENGAWASANKETENAGAKERJAANPasal 30Dalam rangka pengawasan ketenagakerjaan dibentuk jaringan informasipengawasan ketenagakerjaan sebagai satu kesatuan sistem informasipengawasan ketenagakerjaan.Pasal 31Jaringan informasi pengawasan ketenagakerjaan mempunyai fungsi :a. sebagai sarana pelayanan informasi;b. meningkatkan penyebarluasan dan pemahaman pengetahuan dibidang pengawasan ketenagakerjaan.Pasal 32 ... Page 16 PRESIDENREPUBLIK INDONESIA - 16 - Pasal 32(1) Jaringan informasi pengawasan ketenagakerjaan terdiri dari :a. pusat jaringan;b. anggota jaringan.(2) Pusat jaringan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf aadalah unit kerja pengawasan ketenagakerjaan pada instansi yanglingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidang ketenagakerjaanpada Pemerintah Pusat.(3) Anggota jaringan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf badalah :a. unit kerja pengawasan ketenagakerjaan pada instansi yanglingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidangketenagakerjaan pada Pemerintah Provinsi;b. unit kerja pengawasan ketenagakerjaan pada instansi yanglingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidangketenagakerjaan pada Pemerintah Kabupaten/Kota.Pasal 33Unit kerja pengawasan ketenagakerjaan pada instansi yang lingkuptugas dan tanggung jawabnya di bidang ketenagakerjaan padaPemerintah Provinsi bertindak sebagai pusat jaringan di Provinsidengan anggota jaringan unit kerja pengawasan ketenagakerjaan pada instansi yang lingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidangketenagakerjaan pada Pemerintah Kabupaten/Kota.Pasal 34 ... Page 17 PRESIDENREPUBLIK INDONESIA - 17 - Pasal 34Ketentuan mengenai bentuk, isi, dan pengelolaan data dan informasidalam jaringan informasi pengawasan ketenagakerjaan diatur lebihlanjut oleh Menteri.Pasal 35(1) Unit kerja pengawasan ketenagakerjaan pada instansi yanglingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidang ketenaga-kerjaan pada Pemerintah Pusat sebagai pusat jaringanmempunyai tugas melakukan pembinaan, pengembangan,pemantauan kepada anggota jaringan informasi pengawasanketenagakerjaan.(2) Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)diatur lebih lanjut oleh Menteri.Pasal 36(1) Pihak lain dapat menjadi anggota jaringan informasipengawasan ketenagakerjaan.(2) Ketentuan lebih lanjut mengenai persyaratan dan tata caramenjadi anggota jaringan informasi pengawasan ketenaga-kerjaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur olehMenteri.Pasal 37 ... Page 18 PRESIDENREPUBLIK INDONESIA - 18 - Pasal 37Segala biaya yang diperlukan bagi pelaksanaan jaringan informasipengawasan ketenagakerjaan dibebankan kepada anggaran pusatjaringan dan masing-masing anggota jaringan informasi pengawasanketenagakerjaan.BAB VIIKETENTUAN LAIN-LAINPasal 38(1) Dalam rangka pengawasan ketenagakerjaan, Menteri dapatmelakukan :a. kerjasama internasional di bidang pengawasan ketenaga-kerjaan;b. pemberian penghargaan; danc. pengembangan sistem pengawasan ketenagakerjaan.(2) Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)diatur lebih lanjut oleh Menteri.BAB VIII ... Page 19 PRESIDENREPUBLIK INDONESIA - 19 - BAB VIIIKETENTUAN PENUTUPPasal 39Peraturan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Jakartapada tanggal 19 Maret 2010PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,ttd.DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONOSalinan sesuai dengan aslinyaSEKRETARIAT KABINET RISEKRETARIAT KABINET RIDeputi Sekretaris KabinetBidang Hukum,ttdDr. M. Iman Santoso

RANGKUMAN AMANDEMEN 2010

Page 1 Amandemen Undang-undang Ketenagakerjaan 2010Pedoman RingkasDiterbitkan oleh Departemen Tenaga Kerja (9/2010) Page 2 2 Amandemen Undang-undang Ketenagakerjaan 2010Pedoman RingkasDepartemen Tenaga Kerja Page 3 3 Daftar Isi Kata Pengantar4Rangkuman Amandemen yang dibuat berdasarkanAmandemen Undang-undang5Ringkasan Ketentuan Pokok 6Lampiran 1 Contoh 8Lampiran 2 Pertanyaan11 Page 4 4 Kata Pengantar Buklet ini menguraikan dengan sederhana perubahan-perubahan pokok Undang-undangKetenagakerjaan (Employment Ordinance – “EO”) yang dibuat oleh AmandemenUndang-undang Ketenagakerjaan 2010 (“Amandemen Undang-undang”). Untuk lebihdetailnya mengenai EO, agar merujuk ke “A Concise Guide to the EmploymentOrdinance (Pedoman. Ringkas mengenai Peraturan Tenaga Kerja)” yang diterbitkanoleh Departemen Tenaga Kerja.Buklet dan Pedoman Ringkas mengenai Peraturan Tenaga Kerja dapat diunduh dari: http://www.labour.gov.hk/eng/public/content2_3.htm. Catatan: Informasi yang disampaikan dalam buklet ini hanya untuk referensi.Amandemen Undang-undang dan EO tetap merupakan otoritas tunggal bagi ketentuan-ketentuan undang-undang yang dijelaskan. Anda dapat mengunjungi alamat websiteDepartemen Tenaga Kerja sebagai berikut untuk memperoleh keterangan lebih lanjut:Amandemen Undang-undang Ketenagakerjaan 2010 (The Employement (Amendment)Ordinance 2010):- http://www.labour.gov.hk/eng/news/EAO2010.htm Undang-undang Ketenagakerjaan (The Employement Ordinance):- http://www.labour.gov.hk/eng/legislat/contentB2.htm Page 5 5 Rangkuman Amandemen yang dibuat berdasarkanAmandemenUndang-undang Tujuan utama Amandemen Undang-undang adalah untuk membuat pelanggaran terkaitdengan kegagalan pengusaha untuk membayar setiap jumlah yang diputuskan olehPengadilan Tenaga Kerja (Labour Tribunal – “LT”) atau Badan Pengadilan TuntutanKetenagakerjaan Minor (Minor Employment Claims Adjudication Board – “MECAB”)yang terdiri dari upah dan hak menurut undang-undang berdasarkan Undang-undangKetenagakerjaan (lihat bagian berikut mengenai Ruang Lingkup “Hak yang Ditetapkan”)untuk lebih melindungi kepentingan karyawan.Pengusaha harus segera membayar jumlah yang diputuskan sebagaimana yangdiperintahkan oleh LT atau MECAB. Berdasarkan Amandemen Undang-undang,pengusaha yang dengan sengaja dan tanpa alasan yang dapat diterima gagal membayarjumlah yang diputuskan oleh pengadilan dalam waktu 14 hari setelah pembayaran jatuhtempo (lihat Contoh 1 & 2 dalam Lampiran 1) dapat dikenai tuntutan hukuman dan,setelah vonis dijatuhkan, dapat didenda sebesar $350.000 serta hukuman kurunganselama tiga tahun. Tanggal Mulai Berlaku Amandemen Undang-undang mulai berlaku pada tanggal 29 Oktober 2010, dan berlakuuntuk putusan LT atau MECAB (selanjutnya disebut “putusan pengadilan”) (Catatan 1)yang dibuat pada atau setelah tanggal mulai berlaku tersebut (lihat Contoh 3 dalamLampiran 1). (Catatan 1) “putusan pengadilan” − meliputi putusan, perintah atau penyelesaian yang diperlakukansebagai putusan Pengadilan Tenaga Kerja berdasarkan Undang-undang Pengadilan Tenaga Kerja atauputusan Badan Pengadilan Tuntutan Ketenagakerjaan Minor berdasarkan Undang-undang BadanPengadilan Tuntutan Ketenagakerjaan Minor. Page 6 6 Ringkasan Ketentuan-ketentuan Pokok Amandemen Undang-undang berlaku untuk wanprestasi atas pembayaran putusanpengadilan oleh pihak pengusaha apabila jumlah yang diputuskan oleh pengadilantersebut mengandung hak yang ditetapkan yang ditentukan oleh Amandemen Undang-undang. I.Ruang Lingkup “Hak yang Ditetapkan” “Hak yang ditetapkan” meliputi upah dan hak berdasarkan undang-undang yang disertai dengan sanksi pidana berdasarkan EO, seperti upah, tunjangan akhir tahun, tunjangancuti melahirkan, uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, tunjangan cuti sakit,tunjangan liburan, tunjangan cuti tahunan serta hak karyawan yang belum dibayarkanpada saat pemberhentian (terminal payments) dan ganti rugi untuk pemberhentian yangtidak beralasan dan melanggar hukum yang diputuskan berdasarkan ketentuan mengenai“Perlindungan Ketenagakerjaan” dari EO. II. Melakukan Wanprestasi Pembayaran Putusan Pengadilanadalah Pelanggaran Pidana Jika sebuah putusan menetapkan bahwa pengusaha harus melakukan pembayaran atashak yang ditetapkan yang ditentukan oleh Amandemen Undang-undang (seperti upah,tunjangan akhir tahun, tunjangan cuti melahirkan dan uang pesangon dan lainsebagainya) (Catatan 2) dan pengusaha dengan sengaja dan tanpa alasan yang dapatditerima tidak membayar jumlah yang diputuskan oleh pengadilan dalam waktu 14 harisetelah jatuh tempo pembayaran (Catatan 3), maka pengusaha yang bersangkutan dapatdikenai tuntutan hukum dan, setelah vonis dijatuhkan, denda sebesar $350.000 sertahukuman kurungan selama tiga tahun.Delik baru tersebut berlaku bagi wanprestasi atas bagian mana saja dari jumlah yangharus dibayarkan berdasarkan putusan tersebut. Dalam hal jumlah yang harusdibayarkan secara angsuran, delik baru itu juga berlaku bagi wanprestasi atas angsuranyang mana saja atau bagian dari angsuran.(Contoh-contoh mengenai [Cara menentukan “periode 14 hari setelah jumlah yangdiputuskan oleh pengadilan menjadi jatuh tempo”] terdapat di Lampiran 1sebagaireferensi.) (Catatan 2) Kecuali jika terdapat bukti sebaliknya, jika sebuah putusan pengadilan menetapkan bahwapengusaha harus melakukan pembayaran sejumlah uang tetapi tidak menunjukkan apakah jumlah itutermasuk hak yang ditetapkan, dan klaim yang terkait dengan putusan tersebut terdiri dari, seluruhnyaatau sebagian, hak yang ditetapkan, maka putusan tersebut harus diperlakukan sebagai menetapkanpembayaran hak yang ditetapkan tersebut.(Catatan 3) Jika putusan tersebut tidak menetapkan tanggal jumlah yang diputuskan oleh pengadilantersebut harus dibayar, maka jumlah tersebut harus dibayar dalam waktu 14 hari setelah tanggal putusantersebut. Page 7 7 III. Pertanggungjawaban Pidana Direktur Badan Hukum, Mitra,dsb. berdasarkan Amandemen Undang-undang Apabila sebuah badan hukum dengan sengaja dan tanpa alasan yang dapat diterimagagal membayar jumlah yang diputuskan oleh pengadilan dalam waktu 14 hari setelahjatuh tempo dan delik tersebut terbukti telah dilakukan dengan persetujuan dari ataupersekongkolan dengan, atau dapat dianggap disebabkan oleh kelalaian pada pihakdirektur yang mana saja atau orang lainnya yang bertanggung jawab, maka orang yangbersangkutan melakukan delik serupa. Hukuman maksimum yang dikenakan adalahdenda sebesar $350.000 serta hukuman kurungan selama tiga tahun.Apabila sebuah mitra perusahaan dengan sengaja dan tanpa alasan yang dapat diterimagagal membayar jumlah yang diputuskan oleh pengadilan dalam waktu 14 hari setelahjatuh tempo pembayaran dan delik tersebut terbukti telah dilakukan dengan persetujuandari atau persekongkolan dengan, atau dapat dianggap disebabkan oleh kelalaian padapihak mitra yang mana saja atau orang lainnya yang terkait dengan manajemenperusahaan tersebut, maka orang yang bersangkutan melakukan delik serupa. Hukumanmaksimum yang dikenakan adalah denda sebesar $350.000 serta hukuman kurunganselama tiga tahun. Page 8 8 Lampiran 1 Contoh [Contoh 1] Apabila jumlah yang diputuskan oleh pengadilan harus dibayar secaralump sum: Seorang pengusaha telah sepakat untuk memutuskan hubungan kerja seorang karyawannyadengan membayar upah satu bulan sebagai ganti peringatan (wages in lieu of notice) sebesar$7.500 sebagai pengganti memberi peringatan selama satu bulan sebelumnya sesuai denganpersyaratan berdasarkan kontrak kerja. Dia selanjutnya tidak bersedia membayar jumlah itu.Karyawan yang bersangkutan menggugat pengusaha tersebut upah satu bulan sebagai gantiperingatan tersebut sebesar $7.500 ke Divisi Hubungan Kerja Departemen Tenaga Kerja.Setelah upaya konsiliasi, persengketaan tersebut tidak terselesaikan. Karyawan tersebutkemudian menggugat pengusaha itu upah sebagai ganti peringatan ke Badan PengadilanTuntutan Ketenagakerjaan Minor (Minor Employment Claims Adjudication Board –“MECAB”). Putusan MECAB memenangkan gugatan sang karyawan pada tanggal 8 November2010 dan membuat sebuah putusan pada hari yang sama. Pengusaha tersebut diperintahkanuntuk membayar upah satu bulan sebagai ganti peringatan sebesar $7.500 kepada karyawantersebut pada atau sebelum tanggal 15 November 2010. November 2010 Menandakan periode 14 hari (yaitu 16 sampai 29 November 2010) setelah jumlahyang diputuskan oleh pengadilan menjadi jatuh tempo. Pengusaha yang dengansengaja dan tanpa alasan yang dapat diterima gagal membayar sebelum berakhirnyaperiode ini melakukan pelanggaran. MinSenSel Rab Kam Jum Sab1234567891011121314 15 16171819202122 23 24252627282930 1 DEC 234 Tanggal jatuh tempo jumlahyang diputuskan pengadilan. Non atau pembayaran terlambat Pengusaha yang dengan sengaja dan tanpa alasan yang dapat diterima gagal membayarjumlah yang diputuskan oleh pengadilan sebesar $7.500 dalam waktu 14 hari (yaitu 16sampai dengan 29 November 2010) (yaitu tanggal jatuh tempo 15 November 2010)melakukan delik dan dapat dikenai tuntutan hukum. Setelah vonis dijatuhkan, dendamaksimum adalah sebesar $350.000 serta hukuman kurungan selama tiga tahun. (A) Cara menentukan “periode 14 hari setelah jumlah yang diputuskan olehpengadilan menjadi jatuh tempo” Page 9 9 [Contoh 2] Apabila jumlah yang diputuskan oleh pengadilan harus dibayar secaraangsuran: Seorang karyawan menggugat majikannya komisi sebesar $12.000 di Pengadilan Tenaga Kerja(Labour Tribunal – “LT”). Para pihak mencapai kesepakatan penyelesaian dalam sebuah sidangpada tanggal 3 November 2010 dan sang majikan setuju untuk membayar gugatan tersebutkepada karyawan yang bersangkutan dalam 3 angsuran dalam penyelesaian akhir danmenyeluruh untuk persengketaan tersebut. LT menyetujui kesepakatan penyelesaian tersebutdan membuat keputusan pada hari yang sama. Jumlah yang diputuskan oleh pengadilan harusdibayar pada atau sebelum tanggal berikut: AngsuranTanggalPembayaran Angsuran Pertama17 November 2010$4.000Angsuran Kedua17 Desember 2010$4.000Angsuran Ketiga17 Januari 2011$4.000Jika pengusaha tersebut hanya membayar angsuran pertama dan kedua dengan jumlah totalsebesar $8.000 sesuai waktu yang ditetapkan tetapi gagal membayar angsuran ketiga sebesar$4.000 pada atau sebelum tanggal 31 Januari 2011 (yaitu berakhirnya periode 14 hari setelahangsuran ketiga dari jumlah yang diputuskan oleh pengadilan menjadi jatuh tempo), makapengusaha tersebut melakukan pelanggaran dan dapat dikenai tuntutan hukum. Januari 2011 Menandakan periode 14 hari (yaitu 18 sampai 31 Januari 2011) setelah angsuranketiga dari jumlah yang diputuskan oleh pengadilan menjadi jatuh tempo.Pengusaha yang dengan sengaja dan tanpa alasan yang dapat diterima gagalmembayar sebelum berakhirnya periode ini melakukan pelanggaran. MinSenSel Rab Kam Jum Sab12345678910 11 12131415 16 17 1819202122232425262728293031 1 Feb 2345Tanggal jatuh tempo jumlahyang diputuskan pengadilan. Non atau pembayaran terlambat Pengusaha yang dengan sengaja dan tanpa alasan yang dapat diterima gagal membayarjumlah sebesar $4.000 sebelum berakhirnya periode 14 hari tersebut (yaitu 18 sampai31 Januari 2011) setelah angsuran ketiga dari jumlah yang diputuskan oleh pengadilanmenjadi jatuh tempo (yaitu tanggal jatuh tempo 17 Januari 2011) melakukanpelanggaran dan dapat dikenai tuntutan hukum. Setelah vonis dijatuhkan, dendamaksimum adalah sebesar $350.000 serta hukuman kurungan selama tiga tahun. Page 10 10 [Contoh 3] Penerapan Undang-undang AmandemenSeorang karyawan menggugat majikannya uang penghargaan masa kerja sebesar$35.000 di Pengadilan Tenaga Kerja (Labour Tribunal – “LT”) dan pengadilanmemenangkan gugatannya pada tanggal 3 November 2010. Majikannya diperintahkanuntuk membayar uang penghargaan masa kerja sebesar $35.000 kepada karyawantersebut sebelum tanggal 17 November 2010.Tahun 2010Min Sen Sel Rab Kam JumSab 24 Okt 25 262728293031 1 Nov23456789 101112131415 1617181920(B) Cara menerapkan Tanggal Mulai Berlaku Amandemen Undang-undang Tanggalputusan LTTanggal jatuh tempo jumlah yangdiputuskan oleh pengadilan Tanggal AmandemenUndang-undang MulaiBerlaku Karena putusan Pengadilan Tenaga Kerja tersebut dibuat setelah tanggal mulai berlakunyaAmandemen Undang-undang (yaitu 29 Oktober 2010), maka Amandemen Undang-undang berlaku untuk kasus tersebut. Pengusaha yang dengan sengaja dan tanpa alasanyang dapat diterima gagal membayar jumlah yang diputuskan oleh pengadilan sebesar$35.000 dalam waktu 14 hari setelah pembayaran itu menjadi jatuh tempo (yaitu tanggaljatuh tempo 17 November 2010) melakukan pelanggaran dan dapat dikenai tuntutanhukum. Setelah vonis dijatuhkan, denda maksimum adalah sebesar $350.000 sertahukuman kurungan selama tiga tahun.CATATAN:Meskipun Amandemen Undang-undang tidak belaku untuk putusan pengadilan yangdibuat sebelum 29 Oktober 2010, namun jika seorang pengusaha berdasarkan Undang-undang Ketenagakerjaan dicurigai telah melakukan pelanggaran (seperti melakukanwanprestasi atas pembayaran upah atau uang penghargaan masa kerja), maka DepartemenTenaga Kerja akan menggugat pengusaha yang bersangkutan atas pelanggaran yangterkait jika terdapat cukup bukti. Page 11 11 Lampiran 2 PERTANYAAN • Hotline pertanyaan: 2717 1771 (hotline ini ditangani oleh Pusat Panggilan 1823) • Alamat Website : http://www.labour.gov.hk • Kantor-kantor Divisi Hubungan Kerja Departemen Tenaga Kerja: Hong Kong Hong Kong East Office34/F., Revenue Tower,5 Gloucester Road, Hong Kong Kowloon Kowloon East OfficeRoom 1206, 12/F., Stelux House,698 Prince Edward Road East,San Po Kong, KowloonKowloon South Office2/F., Mongkok Government Offices,30 Luen Wan Street,Mongkok,Kowloon New Territories Tsuen Wan Office5/F., Tsuen Wan Government Offices,38 Sai Lau Kok Road,Tsuen Wan,New TerritoriesTuen Mun OfficeRoom 2720, Tuen Mun Parklane Square,2 Tuen Hi Road, Tuen Mun,New TerritoriesHong Kong West Office3/F., Western Magistracy Building,2A Pokfulam Road, Hong KongKowloon West OfficeRoom 1009, 10/F,Cheung Sha Wan Government Offices,303 Cheung Sha Wan Road,Shamshuipo, KowloonKwun Tong Office6/F., Kowloon East Government Offices,12 Lei Yue Mun Road, Kwun Tong,KowloonKwai Chung Office6/F., Kwai Hing Government Offices,166-174 Hing Fong Road,Kwai Chung, New TerritoriesSha Tin & Tai Po OfficeRooms 304-313, 3/F.,Sha Tin Government Offices,1 Sheung Wo Che Road, Sha Tin,New TerritoriesBuklet ini dapat diunduh dari website Departemen Tenaga Kerja di http://www.labour.gov.hk/eng/public/content2_3.htm

A


M